Shalat Taubat Menurut Ilmu Fiqih secara Umum

Islam mengajarkan shalat dan sabar sebagai kuncian dalam menghadapi berbagai masalah. Tak terkecuali juga ketika merasa bersalah dan melakukan kesalahan juga dapat melaksanakan ibadah taubat yang mana ada aturannya dalam ilmu fiqih.

Daftar Isi

Fiqih Shalat Taubat secara Umum

Berdasarkan namanya shalat taubat bertujuan sebagai sarana untuk memohon ampun secara sungguh-sungguh dan tidak akan mengulanginya lagi. Tentu dsaja hal ini bisa dipelajari melalui Media Pelajaran Fiqih Online serta berikut informasi ringkasnya:

Shalat Taubat Menurut Ilmu Fiqih secara Umum

1. Waktu Pelaksanaannya

Pelaksanaan shalat taubat tidak bergantung pada waktu tertentu yakni bisa dilakukakn kapan saja. Hal ini karena keinginan untuk bertaubat dapat terjadi tanpa tahu tanda-tandanya sebab merupakan hidayah dari Allah.
Maka dari itu, jika seorang hamba ingin mengerjakan shalat taubat maka bisa melakukannya kapan saja. Syaratnya ialah tidak melalaikan yang fardhu dan harus mendahulukannya. Bisa disambung setelah selesai kewajiban maupun waktu tersendiri.

2. Tata Cara Melakukannya

Cara melaksanakan shalat taubat sesuai ilmu fiqih sama seperti yang lainnya. Bahkan, beberapa pendapat menyatakan tidak ada niat khusus untuk ibadah ini seperti halnya fardhu dan sunnah lainnya.
Dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan sekali salam. Kemudian dilanjutkan dengan memperbanyak membaca istighfar dan doa-doa memohon ampunan atas segala dosa dan maksiat yang disesali.

3. Tujuan Pelaksanaan

Tujuan pelaksanaannya ialah tentu saja untuk memohon ampun serta sebagai sarana memantapkan niat untuk bertaubat atas dosa dan maksiat. Dapat dikerjakan secara rutin maupun saat-saat tertentu saja.
Tak hanya itu, untuk menyempurnakan tujuan melaksanakan shalat taubat harus dibarengi dengan perbuatan yang senada. Beberapa di antaranya ialah menyesali dosa dan maksiat tersebut dan perlahan menghindarinya.

Shalat tauba sendiri merupakan salah satu ibadah sunnah yang pengerjaannya harus dibarengi dengan keinginan sungguh-sungguh untuk berhenti melakukan dosa dan maksiat. Selain itu, tujuan utamanya harus karena Allah bukan makhluk atau lainnya.

Jika Anda ingin melaksanakannya tentu harus mengetahui esensi serta tata cara dari ibadah ini. Berbagai referensi fiqih bisa digunakan asalkan sumbernya dari ustad maupun ulama shahih keilmuannya.

Related Posts

Fungsi film dokumenter dalam pendidikan

Fungsi film dokumenter dalam pendidikan

Dalam era digital seperti saat ini, ada fakta mengejutkan tentang peran film dokumenter dalam pendidikan yang mungkin belum Anda ketahui. Film dokumenter dapat menjadi alat yang sangat…

Mengenal Cacing Kucing Seperti Beras, Waspadai Cacing Pita Satu Ini

Cacing kucing seperti beras yang kamu temukan di kotoran atau anus kucing adalah bagian dari cacing pita. Dan Cacing pita ini merupakan jenis parasit yang sering ditemui…

5 Cara Mengisi Saldo Halodoc Lengkap

5 Cara Mengisi Saldo Halodoc Lengkap

Cara Mengisi Saldo Halodoc penting sebagai akses Memastikan kesehatan keluarga menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kemudahan akses layanan kesehatan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Dalam…

5 Cara Mendownload Lagu di Waptrick Terbaru

5 Cara Mendownload Lagu di Waptrick Terbaru

Ingin download lagu gratis? Anda bisa menggunakan aplikasi Waptrick. Cara mendownload lagu di Waptrick sangatlah mudah dan cepat. Bahkan, setiap download tidak perlu membayar alias gratis. Belum…

Prosedur atau tahap penelitian disebut juga dengan

Prosedur atau tahap penelitian disebut juga dengan?

Prosedur atau tahap penelitian disebut juga dengan metedologi penelitian. Kenapa bisa begitu? Karena dalam penulisan karya ilmiah harus sesuai dengan prosedur, mulai dari persiapan hingga proses pelaporan….

5 Cara Mengembalikan File yang Terhapus di HP dengan Mudah

5 Cara Mengembalikan File yang Terhapus di HP dengan Mudah

Cara mengembalikan file yang terhapus di HP bisa Anda lakukan dengan mudah baik pada Android maupun pengguna iPhone. Sebagai user memang sudah seringkali mengabadikan momen menggunakan kamera…